Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kopi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 September 2016

Film Action Drama Cinta Kerjasama Indonesia Malaysia Spy in Love akan tayang di bioskop

Hari ini bertempat di Demang Café, Sarinah, saya (Johanes) bersama Koalisi Pesona Indonesia (KOPI) mengadakan kongkow-kongkow bareng dengan para pemain dan produser Film Spy in Love.


Aktor Ray Sahetapy, Penulis Novel Spy in Love, Hamish Daud dan Gion Darwis Producer

Bersama Ray Sahetapy, aktor Spy in Love, berperan Sebagai Ray

Hamish Daud, berperan sebagai Putra 


Film bergenre action drama dan humor yang penuh dengan romantic dijanjikan akan menghibur  para penontonnya, film Spy in Love ini mengambil lokasi syuting di Malaysia, Penang dan Jakarta.

Sang Sutradara Danial Rifki bisa memberikan gambaran visual yang bagus tentang kota Penang yang sangat indah, mulai dari kota tua hingga China Town, begitu apik digambarkan oleh Sutradara Danial Rifki.

Kerjasama dua Negara yang luar biasa, Malaysia dan Indonesia menjadikan bagian dari rencana pemasaran film Spy in Love, dan rencananya film Spy in Love akan diputar juga di Malaysia, sekitar bulan Januari 2017, disinilah kehebatan Malaysia dalam mendukung perfilman negaranya, film ini akan tayang di 70 layar selama lebih dari 2 minggu, semoga Indonesia bisa juga mendukung perfilman Indonesia yang mulai berkembang sekarang ini.

Harapan dari Produser Rumah produksi Capitol Entertainment Gion Darwis, agar film Indonesia bisa diterima di wilayah regional, seperti Malaysia, Toh sudah banyak film Indonesia yang membuktikan keberhasilannya.

Pada kesempatan ini juga, hadir Penulis Novel Spy in Love Dwitasari, novelnya akan dijadikan pengantar sebelum kita nonton filmnya dan novel film ini merupakan usaha untuk memperluas pasar film ini, novel ini juga didistribusikan di Malaysia dengan menggandeng penerbit lokal.

Film Spy in Love : Penang Wedding ini  berkisah tentang sepasang kekasih yang tengah dimabuk asmara yakni Putra (Hamish Daud) dan Pevita (Siti Soleha),  karena, keduanya sudah berencana untuk melangsungkan pernikahan manis di sebuah pulau romantis.

Namun, rencana indah tersebut dihancurkan oleh Ray (Ray Sahetapy), kakek Putra. Ray yang merupakan seorang mantan agen inteligen ternyata mengetahui identitas Fariza (Nasha Azis), ibu Pevita. Menurut Ray, Fariza merupakan agen rahasia yang telah melakukan aksi penculikan terhadap beberapa banker-bankir dunia.

Selain meributkan urusan pernikahan yang mulai kacau, Ray juga disibukkan dengan kawanan kelompok teror yang berusaha untuk mencoba membunuhnya, namun Ray semakin antusias untuk melakukan penyelidikan.

Sisi baiknya, penyelidikan soal konspirasi internasional ternyata membuat hubungan Putra, Yasmin, Fariza dan Ray semakin dekat, Hanya saja mereka tidak menyadari keselamatan mereka juga ikut terancam, termasuk nyawa Yasmin dan Fazira, namun Putra tak pernah tahu yang dikerjakan oleh kakeknya, tapi ia harus menerima semua akibar dari aksi sang Kakek.

Akhirnya satu persatu misteri pun mulai terbuka, akhirnya film ini menjadi sebuah cerita drama romantic, juga merupakan petualangan heroic dalam menghadapi kawanan teroris Internasional.


Film Spy in Love sendiri akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 29 September 2016.
Semoga film Spy ini Love ini bisa sukses di Indonesia dan Malaysia



Selasa, 23 Agustus 2016

Menjawab Kemisterian "Surat Untukmu" dengan menonton film "Surat Untukmu"


Bersalam Prilly Latuconsina


Poster film Surat Untukmu


Jika sahabat mendengar kata “Surat Untukmu”, apa yang akan terlintas dalam pikiran sahabat, tentu sahabat akan berpikir tentang pemberian surat untuk sahabat-kan, nah begitu juga dengan film Drama Indonesia ini yang berceritakan Surat Untukmu, di dalam film tersebut Surat tersebut diberikan kepada Gendis dari ibunya.

Nah, seperti apa kemisterian surat  film “Surat Untukmu” ini yuk kita saksikan mulai tanggal 26 Agustus 2016, Film "Surat Untukmu" merupakan film yang diproduksi oleh Alleta Picture dan di sutradarai oleh Haris Nizam, Haris Nizam pun juga yang membuat alur cerita film ini. Rencananya Surat Untukmu akan tayang di bioskop pada 25 Agustus 2016.

Pada tanggal 23 Agustus 2016, saya bersama Koalisi Pesona Indonesia (KOPI), berkesempatan untuk menghadiri acara Gala Premier untuk film “Surat Untukmu”, di Epicentrum XXI, begitu antusiasnya pemirsa sampai-sampai film “Surat Untukmu” ini mencapai trending topic di Twitter, semoga bisa mencapai hasil yang diinginkan.

Sebelum pemutaran Gala Premier Film "Surat Untukmu", para pemain film dan sutradara menceritakan tentang film "Surat Untukmu".

Gala Premiere Surat Untukmu

Pemeran dan Sutradara film Surat Untukmu

Film ini menceritakan seorang gadis remaja bernama Gendis yang tinggal di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gendis tinggal bersama dengan ayahnya yang bernama Danu. Danu bekerja sebagai wayang orang di Candi Arjuna, Dieng, sedangkan Ibunya (Murniasih) sudah lama pergi meninggalkan Gendis saat dia masih berusia 6 bulan karena sang ibu ingin mengadu nasib.

Dengan hanya bermodalkan surat yang di kirim dari sang ibu, Gendis sudah mendapatkan sedikit kasih sayang. Surat demi surat menunjukkan lokasi yang berbeda-beda. Gendis pun mulai menyurati ibunya kembali sejak kelas 3 SD.

Akan tetapi  sudah dua tahun terakhir ini surat yang dikirimkan Gendis tidak pernah dibalasnya, walau pun seperti itu Gendis tetap tidak pernah putus semangat dan dia terus mengirimkan surat kepada ibunya. Selang beberapa waktu muncullah rasa penasaran Gendis untuk pergi ke Jakarta supaya bisa bertemu dengan sang ibu, akhirnya Gendis memiliki rencana ke Jakarta dengan mengikuti Kemah Tahunan Murid Berpestasi Nusantara.

Seleksi demi seleksi Gendis pun bisa melaluinya,  akan tetapi rencana Gendis terhalang pada izin ayahnya. Namun Gendis tetap bersemangat  dan keinginan ke Jakarta semakin besar setelah dirinya mengetahui bahwa ada sesuatu yang ditutupi oleh Danu. Selama ini surat-surat Gendis dikirim kembali lantaran alamat ibunya tidak lagi ditemukan. Itu yang membuat Gendis tidak pernah patah semangat untuk menemukan ibunya di Jakarta dan mencari tau penyebab ibunya meninggalkan Gendis.

Dengan bekerja keras Gendis pun akhirnya bisa pergi ke Jakarta.Setibanya di sana, dia berkenalan dengan banyak peserta di Kemah Tahunan. Namun Gendis memang memiliki misi khusus untuk menemui ibunya, dengan bantuan dengan teman-teman kelompoknya, termasuk Gilang, yang berasal dari Jakarta dan sangat cinta terhadap Monas, Gendis terus berusaha dengan semangat untuk mencari ibunya.


Nah, Apakah Gendis dan Gilang bisa menemukan lokasi dimana tempat tinggal Ibunya Gendis? dan dapatkah dia bisa membawa sang ibu untuk pulang kerumah?.

Bersama Arbani Yasiz. yang berperan sebagai Gilang

Disinilah letak kemisterian dan keseruan dari menonton film Surat Untukmu, selamat Menonton dan menemukan jawabannya pada tanggal 25 Agustus 2016 dengan menonton film Surat Untukmu.

Jumat, 19 Agustus 2016

Film Pinky Promise siap Tayang Perdana pada Tanggal 13 Oktober 2016



Sebuah film menarik berjudul Pinky Promise, yang disutradarai oleh Guntur Suharjanto akan tayang perdana pada tanggal 13 Oktober 2016, film ini digarap oleh MP Pro dibintangi oleh banyak artis-artis Top Indonesia, sebut saja Agni Pratishta, Alexandra Gottardo, Chelsea Islan, Dhea Ananda, Dhea Seto,  Derby Romero, Gunawan, Maudy Koesnaedi, Ira Maya Sopha, Ringgo Agus Rahman, dan lainnya.

Sekilas mengenai Pinky Promise adalah menceritakan tentang persahabatan antar wanita dengan umur yang berbeda-beda, ada yang mahasiswi, ada yang ibu rumah Tangga, dllnya, dengan status kehidupan yang berbeda-beda, namun mereka siap untuk menjalani kehidupan yang keras dengan semangat dan perjuangan, walaupun ceritanya ini penuh haru, namun ini mengajarkan kita untuk selalu semangat di dalam hidup kita.

Hari ini, tanggal 19 Agustus 2016, saya bersama KOPI (Koalisi Pesona Indonesia) berkesempatan untuk menghadiri acara Peluncuran Trailer dan Soundtrack dari film Pink Promise, dalam acara tersebut dihadiri oleh Sutradara dan para pemain film Pinky Promise

Film Pinky Promise
Pada kesempatan ini kita semua mendengarkan sound track film di layar lebar yang berjudul Pergi Selamanya yang dinyanyikan sangat indah oleh Eka Deli, setelah itu kita juga mendengarkan lagu Original Sound Track yang dinyanyikan oleh Afgan di layar lebar, yang berjudul “Jalan Terus”, lagu ini sangat luar biasa, membuat pemirsa yang hadir jadi terharu.


Original SoundTrack film Pinky Promise
Afgan dalam sharing tentang lagu Jalan Terus
Setelah kita mendengarkan lagu-lagu soundtrack film Pinky Promise, kita juga melihat Trailer film Pinky Promise, dilanjutkan dengan launching Official Poster Pinky Promise.
Official Poster Pinky Promise

Selanjutnya masing-masing Penyanyi dan Pemain Film, serta sutradara memberikan penjelasan tentang peran mereka masing-masing di film tersebut, setelah itu diadakan Tanya jawab dengan para peserta peluncuran Trailer dan SoundTrack ini.
Sharing dari Agni Pratistha tentang film Pinky Promise

Setelah tanya jawab, dilanjutkan dengan foto bersama para pemain film dan sutradara Film Pinky Promise.
Foto Bersama untuk film Pinky Promise

Banyak peserta yang berharap film Pinky Promise ini bisa mendapatkan sukses, ditonton paling sedikit oleh 1 juta penonton, dengan dukungan bintang-bintang film ternama Indonesia, seharusnya film ini bisa mendapatkan tempat di hati para pecinta film Indonesia.


Kita nantikan tayangan perdananya di bioskop-bioskop kesayangan Anda pada tanggal 13 Oktober 2016.

Yang paling penting, kita bisa belajar dari film Pinky Promise tentang semangat antusias di dalam hidup kita, walaupun kita semua ada masalah, tetaplah untuk semangat dan berjuang di dalam hidup kita.

Salam antusias.


Selasa, 14 Juni 2016

Ayo Jadi Sahabat Anak Indonesia


Johanes bersama Ka Seto dan Pak Reza Indragiri 

Tepat pada tanggal 14 Juni 2016, bertempat di Gedung Sarinah, Lantai 13, Koalisi Anak Madani Indonesia (KAMI), bersama para Blogger Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI) mengadakan acara yang sangat seru, Acara ini berjudul Ramadhan Bincang Anak 1437 H dan ini menjadi oase serta empati dari para masyarakat madani.

Para Narasumber Acara, (ki-ka) Ka Seto, Ka Hoky, Ka Heny, Ka Ira, Ka Djoko
Acara ini dibuka oleh Kak Arul, sebagai ketua Koalisi Online Pesona Indonesia (KOPI).
Kak Arul membuka Acara


Menurut SekJen KAMI, Kak Hoky (Soegiharto Santoso), "Maraknya Kasus Kekerasan Seksual anak dan perempuan belakangan ini membangunkan sinergi dan kesadaran madani dari kita semua, kami peduli sebagai orang tua yang terus mendidik diri untuk menerima anak yang lain sebagai anak sendiri, jadi kalau bukan kita yang peduli, Siapa lagi ?".

Kak Hoky sedang memberikan Sharing tentang KAMI dan kegiatannya

Acara ini terselenggara oleh KAMI dan KomNas Anak Era Baru dibawah pimpinan Kak Seto dengan menggandeng Sarinah Persero.
Ibu Ira Puspa Dewi, sebagai CEO Sarinah Persero juga memberikan kata Sambutan, sebagai contohnya adalah Sarinah yang menjadi IBU dari para UKM dan pengrajin tradisional yang produknya sudah mendunia, Sarinah Mengasuh, mendidik dan menyalurkan produk tersebut laikya orang tua yang membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang, ibu Ira bangga bisa terlibat dalam acara ini.

Di acara ini Kak Seto juga memberikan kata sambutan dan juga memberikan pencerahan kepada para peserta cara "Mendidik dengan Cinta".

Pada kesempatan ini juga diputar Trailer Film "Untuk Angeline" yang sudah dinanti-nantikan oleh para orang tua di Indonesia.

Film "Untuk Angeline" ini tersinpirasi dari fakta persidangan dalam kasus tragis yang menimpa Adik Engeline pada tahun 2015, film ini jug sudah lolos sensor, selain itu film ini juga diperankan oleh aktris-aktris kondang ibukota, seperti Kinaryosih, Naomi Ivo, Dewi Hughes, Tengku Rifnu Wikana, Rowena, Kak Seto, Ratna Riantiarno, dan lainnya.

Menurut ibu Niken Septikasari, Produser dari film "Untuk Angeline", sasaran film ini untuk seluruh bangsa Indonesia, khusunya menjadikan pelajaran untuk bangsa ini khususnya orang tua supaya lebih dan makan lebih melindungi dan menyayangi setulusnya, agar tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang mengalami tindak kekerasan fisik, mental apalagi sampai meninggal dunia.

=
Poster Film "Untuk Angeline"

Tanggal 21 Juli 2016, ayo kita tonton bersama Film "Untuk Angeline", sebagai ungkapan bahwa kita semua cinta pada Anak-anak kita dan semua Anak Indonesia.

Semoga kita semua bisa semakin mencintai Anak-anak Indonesia

Ayo Jadi Sahabat Anak, Stop Child Abuse

Salam Antusias